Banyak yang memesan kaos promosi oblong atau t-shirt dalah jenis pakaian yang menutupi sebagian
lengan, seluruh dada, bahu, dan perut. Kaos oblong biasanya tidak memiliki
kancing, kerah, ataupun saku. Pada umumnya, kaus oblong berlengan pendek
(melewati bahu hingga sepanjang siku) dan berleher bundar. Bahan yang umum
digunakan untuk membuat kaus oblong adalah katun atau poliester (atau gabungan
keduanya). Model kaos oblong meliputi mode untuk wanita dan pria, dan dapat
dipakai semua golongan usia, termasuk bayi, remaja, ataupun orang dewasa.
Asal mulanya nama inggrisnya, T-shirt, tidak diketahui
secara pasti. Teori yang paling umum diterima adalah nama T-shirt berasal dari
bentuknya yang menyerupai huruf “T”, atau dikeranekan pasukan militer sering
menggunakan pakaian jenis ini sebagai “training shirt”. Dalam memilih kaos
promosi biasanya kita harus mengetahui bahan – bahan yang harus digunakan agar
kaos yang dipakai merasa nyaman dan enak dipakai oleh orang tersebut. Karena
berbeda-beda bahan tentunya akan berbeda nuansa rasa kenyamanannya pula yang
dipakainya.
Jenis bahan kaos promosi rajutan
Ada juga bahan kaos promosi yang terbuat dari bahan rajutan antara lain INGLE KNITT (Contoh. Combed 20′S, S nya adalah single knitt), Pengertian teknisnya adalah rajutan jarum single. Penggunaan hanya satu permukaan atau tidak bisa dibolak-balik (2 permukaan). Jenis rajutan rapat, bahan padat, kurang lentur (stratching). Sebagian besar produk kaos yang ada di pasaran adalah memakai jenis rajutan Single Knitt. DOUBLE KNITT (Contoh. Combed 20′D, D nya adalah double knitt), Pengertian teknisnya adalah rajutan Jarum Double. Sehingga penggunaannya bisa dibolak-balik (atas bawah tidak masalah).Jenis rajutan tidak rapat, bahan kenyal, lembut, dan lentur. Produk kaos yang biasa memakai rajutan jenis ini adalah pakaian untuk bayi (baby) dan anak-anak (Kid’s). Ada sebagian orang menyebut bahan ini dengan sebutan Interlock.
Bahan rajutan LACOSTE, Pengertian teknisnya adalah rajutan texture / corak. Penggunaan tidak bisa dibolak-balik. Jenis rajutan bertexture, bulat, kotak, atau menyerupai segitiga kecil-kecil. Sebagian orang ada yang menyebut bahan ini Pique atau Cuti, dan hanya lazim digunakan untuk Polo Shirt atau Kaos Kerah. STRIPER atau YARN DYE, Pengertian teknisnya adalah rajutan kombinasi benang warna (Yarn Dye). Penggunaan tidak bisa di bolak-balik. Jenisnya bisa Single Knitt maupun Double Knitt. Finishing harus openset / belah. Orang awam menyebut bahan ini dengan sebutan bahan salur / warna-warni. Biasa digunakan untuk produk kaos dewasa (Pria, Wanita, T-Shirt, maupun Polo Shirt). DROP NEEDLE, Pengertian teknisnya adalah rajutan dengan variasi cabut jarum. Penggunaannya bisa di bolak-balik. Jenis rajutan texture garis lurus vertikal, lembut, dan lentur. Produk kaos ini banyak digunakan untuk Rib Leher (T-Shirt), Ladies T-Shirt Body Fit, dan kaos singlet.
Jenis finishing kaos promosi
Finishing kaos promosi juga menentukan berkaitan dengan lebar bahan kaos yang dikehendaki yang berkaitan dengan kebutuhan efisiensi pola / marker. Finishing juga berkaitan dengan kebutuhan akan handfeel / pegangan bahan kaos. TUBULAR/BULAT, Bentuk bahan kaos disini adalah bulat melingkar (seperti sarung) untuk bahan Cotton disebut Callendar, sedangkan untuk Non-Cotton disebut Setting. Jenis bentuk finishing bahan kaos seperti ini yang paling banyak dipakai oleh para produsen garment / Clothing Company. OPENSET/FINISH BELAH, Bentuk bahan kaos yang di openset adalah sudah dibelah melebar / horizontal. Kelebihan dari finishing ini adalah serat bahan jadi lebih lurus dan shrinkage (susut kain) lebih halus. Jenis finishing ini banyak digunakan untuk produk kaos yang mengutamakan mutu, merk branded / ternama, dan kualitas export.
MERCERIZED/NON MERCERIZED, jenis finishing yang membuat serat bahan kaos jadi lebih rapat, warna lebih cerah, shrinkage lebih bagus, dan handfeel lebih keras. Contoh untuk jenis bahan ini banyak dipaai oleh produsen kaos lokal seperti: Metalizer, Cressida, IE-BIE, Dadung, Dagadu, Sinergy, BE-HOT, dan lainnya. NON MERCERIZED, Adalah jenis finishing yang mengutamakan handfeel atau pegangan yang soft dan lentur. Contoh produk kaos yang memakai bahan jenis ini: Billabong, Quicksilver, Giordano, dan sebagian besar produk pakaian anak-anak dan bayi.
BIO ENZYM dan BIO COMPACT, Jenis finishing ini merupakan inovasi dari Non Mercerized. Sebenarnya kedua jenis finishing ini secara teknis bersifat merapuhkan permukaan bahan kaos dengan semacam bakteri. Yang didapatkan adalah penampilan bahan jadi super lembut, bulunya jadi halus dan warna lebih cerah. Kelemahan bahan ini adalah tidak awet. Tetapi konsumen produk kaos jenis ini tidak mengutamakan keawetan kaos melainkan gengsi, karena produk ini umumnya merek terkenal dan mahal seperti : Billabong, Rusty, Ocean Pasific, Rip Curl, No Fear, dan lainnya. ROTARY PRINT, Jenis finishing bahan kaos ini yang dimaksud adalah bahan kaos yang sudah dalam bentuk printing / sablon sebelum di cutting. Proses printingnya memakai mesin rotary sehingga dinamakan rotary print. Jenis bahan kaos ini banyak dipakai oleh produsen garment anak-anak dan wanita.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar