Selasa, 02 September 2014

kaos promosi yang tepat

Banyak pihak yang ingin membeli kaos promosi yang tepat agar nyaman dipakai dan bisa menyerap keringat. kaos biasa dipakai sebagai salah satu media promosi perusahaan yang terbukti cukup efektif. Pesan yang ingin disampaikan perusahaan dapat dikomunikasikan melalui orang yang menggunakan kaos tersebut. Pesan-pesan yang ingin disampaikan dapat diwakili dalam bentuk tulisan ataupun gambar pada bagian dada atau kaos menggunakan sablon ataupun bordir. Meskipun begitu agar dana yang dikeluarkan tidak mubazir perlu dipikirkan jenis kaos apa yang tepat dijadikan alat promosi tersebut.

kaos promosi
Pada umumnya kaos promosi digunakan dalam dua jenis diantaranya Kaos oblong sering digunakan untuk event-event  yang tidak terlalu resmi, selain nyaman dipakai  kaos juga dapat menampung beragam jenis desain  sesuai kebutuhan acara. Seragam untuk peserta event atau panitia event cocok menggunakan jenis kaos ini. Kaos ini juga cocok untuk digunakan pada acara-acara yang dilaksanakan siang hari dan diluar gedung seperti outbond atau family gathering. Bahan yang ringan dan cepat menyerap keringat seperti katun bisa dipilih sesuai budget yang tersedia.  Yang kedua kaos polo mempunyai sifat yang sama dengan kaos oblong tetapi karena adanya kerah maka kaos ini terlihat lebih formal dan cocok digunakan untuk acara-acara indoor. Karena kesan yang ditampilkan bersifat eksklusif maka kaos polo sering juga dijadikan hadiah sebagai bagian dari merchandise perusahaan. Bahan yang umum digunakan dapat dipilih sesuai selera dan dana yang dimiliki.


Mencuci kaos promosi agar awet


Dalam mencuci kaos promosi agar awet dan tidak pudar, anda harus memperhatikan langkah – langkah sebagai berikut Jangan Direndam Terlalu Lama. Jangan rendam kaos lebih dari 1 jam, apalagi untuk kaos yang masih baru. Cukup 10 menit sampai 20 menit saja. Pakai deterjen secukupnya karena akan merusak sablon pada kaos. Pisahkan Saat Mencuci. Pisahkan kaos yang berwarna kuat seperti merah, hitam, dsb dengan kaos warna putih atau muda, terutama kaos yang masih baru. Untuk menghindari warna yang luntur dengan pakaian. Pisahkan juga kaos yang terlalu kotor.

kaos promosi
Jangan Disikat. Bahan Kaos berbahan cotton tidak bisa disikat karena dapat merusak tekstur kain. Untuk kaos yang ada sablonnya jangan di kucek dan diperas terlalu kuat.Jemur Terbalik. Jangan menjemur kaos dengan posisi menghadap ke matahari karena akan memudarkan warna dasar kaos. Jangan Digantung. Kaos tidak dapat digantung di gantungan baju karena bisa membuat kaos tersebut cepat melar karena menahan beban air yang masih ada di kaos setelah dicuci. Jangan memakai Pemutih. Jangan menggunakan pemutih karena reaksi kimia nya bisa mengakibatkan sablon menjadi luntur atau terkelupas. Selain itu juga membuat kaos lebih cepat tipis dan kasar. Setrika. Setrika kaos dalam keadaan sudah kering dan tidak menyetrika pada bagian kaos yang ada sablonnya. Gunakan panas setrika yang sedang. Menghilangkan Noda. Apabila kaos terkena noda, cuci pada bagian yang bernoda. Gunakan shampoo/detergen, oleskan pada bagian noda. Gosok dengan halus dan bilas dengan air bersih hingga noda menghilang.

Menghilangkan noda pada kaos promosi



Jika kaos promosi anda terkena noda, ada cara yang tepat untuk menghilangkan noda tersebut dengan cara antara lain Noda Saus, Kalau terkena saus tomat atau saus mustard, segera bersihkan pakaian dengan air hangat. Lebih baik lagi kalau noda itu dibubuhi gliserin. Kalau noda itu menjadi merah, tidak usah khawatir karena akan hilang saat dicuci. Noda Parfum, Parfum yang disemprotkan ke pakaian kadang meninggalkan bekas. Untuk membersihkannya, rendam pakaian di air hangat selama setengah jam. Lalu cuci seperti biasa.Atau rendam pakaian dalam air yang diberi cuka selama beberapa jam. Setelah itu cuci seperti biasa. Bisa juga cuci pakaian dengan air hangat lalu gosok noda parfum dengan gliserin. Setelah itu cuci pakaian seperti biasa. Cara lain, noda bekas parfum pada pakaian bisa dihilangkan dengan cairan amoniak yang tidak pekat. Tetesi cairan amoniak ini pada noda, lalu kucek-kucek. Terakhir cucilah pakaian seperti biasa.

Noda Oli, Ambil secolek mentega lalu oleskan pada noda. Diamkan kira-kira 15-30 menit lalu cuci pakaian seperti biasa. Noda Minyak,  Bila pakaian atau taplak terkena noda minyak, segera taburi tepung atau bedak talek. Diamkan selama 10-20 menit. Bersihkan. Kalau nodanya belum hilang juga, ulangi kembali sampai nodanya hilang. Kalau tak mau hilang juga, gosok noda dengan thinner. Hati-hati jangan lakukan hal ini dekat api. Cara lain, cuci pakaian dengan air sabun hangat, tapi jangan panas. Bila yang terkena minyak, pakaian yang terbuat dari nilon, segera taburkan bedak talek pada noda tersebut. Atau ambil kertas minyak untuk muka, taruh di noda. Lalu noda disetrika. Setelah selesai, taburi dengan bedak talek. Noda Lumpur, Bila suatu hari anak Anda pulang dengan pakaian penuh lumpur, jangan panik. Biarkan lumpur mengering, setelah itu sikat lumpurnya. Kalau masih ada sisa noda, gosok dengan air rebusan kentang. Terakhir cuci biasa.

Noda Lilin,  Bila pakaian atau taplak meja Anda ketumpahan lelehan lilin, keroklah dengan benda tumpul. Setelah tinggal sisa-sisanya, ambil kertas yang menyerap minyak. Taruh kertas itu di atas noda lilin lalu setrika dengan setrika panas sampai lilinnya mencair dan menyerap kertas tersebut. Noda Lem, Bila suatu ketika pakaian terkena lem, jangan bingung. Kalau lemnya tembus pandang, olesi aseton pada noda. Tapi kalau lemnya bergetah, noda lem dilap dulu dengan lap basah bersih, kalau sudah kering baru gunakan aseton. Noda Karat, Masak air di ketel, lalu pakaian yang terkena noda karat dijerang ke uap panas ketel sambil diberi perasan air jeruk nipis. Lalu kucek beberapa saat. Setelah itu cuci seperti biasa. Atau tetesi bagian yang berkarat dengan cuka dan garam. Lalu gosok sampai bersih. Setelah itu cuci pakaian dengan sabun. Ulangi cara ini sampai noda karatnya hilang.

Noda Getah, Olesi kaos promosi mentega pada noda lalu diamkan sebentar. Setelah itu cuci pakaian atau taplak dengan sabun, sambil daerah yang ternoda dikucek-kucek. Kalau baru kena getah, segera kucurkan air panas ke pakaian yang bernoda. Kalau tidak mau hilang juga, ambil sagu yang diberi sedikit air. Oleskan larutan sagu ke bagian yang terkena getah itu. Setelah kering, bersihkan dengan sikat lembut. Noda Cokelat, Bila pakaian terkena noda coklat dan sudah dicuci nodanya tidak mau hilang, coba cuci dengan air hangat dan obat penghilang noda. Kalau tidak mau hilang juga, buat campuran gliserin dan kuning telur. Oleskan larutan ini ke noda dan diamkan selama beberapa waktu. Setelah itu cuci pakaian dengan air hangat. Noda Darah , Bersihkan noda darah dengan air garam. Setelah noda hilang, bilas pakaian dengan air hangat. Terakhir cuci seperti biasa. Bila pakaian yang bernoda perlu di-dry-clean, sebelum diserahkan ke laundry, olesi noda dengan sagu yang diberi sedikit air. Setelah kering, bersihkan dengan sikat lembut. Noda pun akan memudar. Segera setelah itu bawa pakaian ke laundry untuk di-dry-clean. Noda Cat,Ambil spons bersih, celupkan ke terpentin. Lalu gosokkan spons ke noda cat sambil dikucek-kucek. Terakhir, cuci seperti biasa. Atau ambil sebutir telur, pecahkan. Oleskan putih telur ke noda cat. Gosok pakaian yang bernoda berulang-ulang dan rendam semalaman. Bilas dan cuci seperti biasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar